Komunikasi Efektif dengan Anak


Oleh: Ali Fauzi

Seorang anak sedang mengobrol dengan teman sebangkunya. Mereka sangat asyik. Tampak ada keintiman yang membuatnya hanyut. Mereka saling menunjukkan benda satu sama lain. Sesekali mata mereka bertemu untuk meyakinkan diri. Beberapa detik kemudian, tiba-tiba salah satu dari mereka menggerakkan bola matanya ke arah teman lainnya. Ketika melihat keheningan, pandangan anak tersebut langsung menuju ke arah guru yang sedang mengajar.
Sang guru tersenyum. Si anak pun langsung memahami arti senyum gurunya. Senyum dengan tatapan pasti. Si anak langsung berhenti saling bicara karena memang bukan waktunya saling berbicara. Si anak juga membalas senyum guru dengan senyum kesadaran.

Continue Reading