Dua Alasan Tulisan Bertema Politik Lebih Laku Dan Dampaknya Dalam Dunia Pendidikan

pengaruh media sosial || cnbc.com

Oleh: Ali Fauzi

Whatsapp dan facebook mencatat sekitar 30 miliar pesan yang mereka kirim masing-masing setiap harinya. Belum lagi media sosial yang lain (youtube, instagram, dll). Inilah era gempuran teks, gambar dan video yang memikat, menyihir, sekaligus membahayakan.

Salah seorang pemerhati pendidikan negeri ini pernah melakukan pengamatan kecil-kecilan tentang tulisan-tulisan yang beredar di media sosial. Hasilnya, tulisan yang bermuatan politis lebih cepat mendapatkan respon (like dan share) ketimbang tulisan bertema yang lain.

Setidaknya ada dua alasan kenapa hal ini bisa terjadi.

Share
Continue Reading

Benarkah Sekolah “Gak Perlu Lagi?” Catatan Atas Video Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier tentang sekolah

Oleh : Ali Fauzi

Video yang ditonton jutaan orang itu sebenarnya merupakan bukti kepedulian “Master Deddy” terhadap dunia pendidikan tanah air. Dia berpandangan bahwa sistem pendidikan kita masih banyak lubang kesalahan. Misalnya, menuntut setiap anak menguasai segala bidang, mengukur kehebatan anak melalui tes tertulis semata, hingga materi ajar yang kurang aplikatif. Tidak hanya itu, Deddy juga menyoroti tentang kesalahan orangtua dalam mendidik anak.

Kepedulian “Master Deddy” untuk memotivasi orang lain dengan cara di atas, sungguh membuat orang harus bisa merasa dan berpikir ulang, namun sekaligus video tersebut penuh dengan risiko. Ingat, bung, penonton video anda bukan orang terpelajar semua, tidak semuanya adalah mereka yang suka berpikir dua kali atau lebih. Bahkan, jangan-jangan mayoritas penonton video tersebut adalah anak-anak SMA dan mahasiswa tingkat awal yang terkadang cepat sekali dalam mengambil kesimpulan.

Share
Continue Reading