Tontonlah Film Yang Tidak Happy Ending! Inilah Alasannya

sad movie || zimbio.com

Oleh : Ali Fauzi

Menonton film happy ending sangatlah positif. Ternyata, menonton film yang tidak happy ending jauh lebih banyak manfaatnya.

Film happy ending membuat penontonnya berseri-seri dan berbunga-bunga. Film yang tidak happy ending justru membuat penontonnya bahagia lebih lama lagi.

Profesor komunikasi, Silvia Knobloch-Westerwick dan koleganya di Universitas Ohio State melakukan penelitian yang mengungkapkan bahwa menonton film sedih atau tragis sebenarnya membuat orang merasa lebih bahagia. Orang menjadi lebih meningkatkan perhatiannya pada aspek-aspek yang lebih positif dari kehidupan mereka sendiri.

Share
Continue Reading

Cerdas Emosi; Diary Anak Pengubah Orangtua

Pendidikan emosi anak || sumber gambar : tempo.co

Oleh: Ali Fauzi

Inilah pengalaman nyataku.

Gadis itu masih kelas 5. Dia tidak segan-segan bergabung dengan siapapun yang sedang asyik bermain. Langkahnya begitu ringan untuk berteman. Kata-katanya juga membuat temannya merasa nyaman. Bahkan, saat sendiri, tangannya sering ditarik-tarik utk bermain baersama.

Bagiku, dia adalah pribadi unik. Tubuhnya sangat ringan dalam dua sisi. Geraknya untuk bermain dan bergembira sangat lincah, namun sering juga aku melihat langkah cepatnya untuk menyendiri. Mungkin, bagi teman-temannya dia sedang belajar. Kalau aku yang melihat matanya, dia berada sangat jauh di kedalaman hatinya.

Share
Continue Reading

Karakter Itu…

pendidikan karakter

 

Karakter itu…

Sudah tertangkap, divonis bersalah, dibui, dan tetap masih melakukan suap di dalam penjara, itulah karakter.

Di alat pemasak nasi sudah ada garis dan ukuran air, tapi masih saja mengukur menggunakan jari.

Ketika melihat peristiwa tertentu, dia memotretnya, tulis status dan lebih memilih “nyinyir” dan mem-viralkannya di media sosial ketimbang mencari solusi.

Share
Continue Reading