Karakter Itu…

pendidikan karakter

 

Karakter itu…

Sudah tertangkap, divonis bersalah, dibui, dan tetap masih melakukan suap di dalam penjara, itulah karakter.

Di alat pemasak nasi sudah ada garis dan ukuran air, tapi masih saja mengukur menggunakan jari.

Ketika melihat peristiwa tertentu, dia memotretnya, tulis status dan lebih memilih “nyinyir” dan mem-viralkannya di media sosial ketimbang mencari solusi.

Bangga ketika bisa mendahului orang lain pada kondisi yang seharusnya antre.

Sudah ada tong sampah, ada tulisan “buanglah sampah pada tempatnya”, lingkungan terlihat bersih, tapi masih saja menyelipkan sampah di semak-semak atau buang sampah sembarangan sambil seolah-olah tidak melihat.

Karakter itu…

Ketika melamar kerja atau mengurus administrasi tertentu, selalu bertanya “Bisa lewat orang ‘dalem’ gak?”

Ketika ujian belum mulai, cepat-cepat berkata “minta bocoran, pak”.

Ketika share berita yang salah dan diluruskan de