Sekolah; Bukan Tentang Program, Tetapi Tentang Manusia

guru sekolah || sejutaguru.com

Oleh: Ali Fauzi

Studi banding ke sekolah lain seringkali tidak menghasilkan perubahan yang signifikan. Para guru atau pemimpin sekolah seringkali lebih mencari program baru ketimbang mencari solusi.

Lihatlah Gojek, Grab, Traveloka, Blibli, Instagram, Facebook, OVO, dan aplikasi lainnya! Mereka hadir bukan untuk menjual aplikasi. Mereka, sesungguhnya, juga tidak menjual barang. Mereka hadir dan bertarung untuk memberikan solusi. Jika bukan solusi yang membantu banyak orang dalam kehidupan sehari-hari, maka platform tersebut tidak akan mampu bertahan.   

Kita kembali ke dunia sekolah. Ketika pemilik dan pemimpin sekolah ingin meningkatkan kualitas, maka pikiran termudah adalah mencari program baru. Seolah-olah, program baru adalah solusi. Padahal, bertahun-tahun yang lalu, Dr. Todd Whitaker, berdasarkan penelitiannya sudah mengungkapkan bahwa sebuah program tidak pernah menjadi solusi, juga tidak pernah menjadi sebuah masalah.

Jika ada sekolah yang unggul dalam bidang tertentu, kemudian program tersebut kita duplikasi, apakah lantas bisa berhasil? Jawabannya seringkali tidak. Bukan programnya yang menjadikannya berhasil, akan tetapi manusia yang menjalankan program tersebut yang menjadi penentunya.

Jadi, jika sebuah lembaga pendidikan menghadapi masalah, kita sering berfokus pada perbaikan program, bukan perbaikan kualitas sumber daya manusianya. Sekolah hebat selalu berawal dari guru-guru yang hebat. Jadi, kalau ada keunggulan, bukanlah programnya yang unggul, melainkan manusianya.

Secara sederhana, ada dua kunci untuk meningkatkan kualitas sekolah secara signifikan:

1. Milikilah guru-guru terbaik

2. Tingkatkan kualitas guru di sekolah

Tentang studi banding, banyak cerita unik yang mengemuka. Ada yang tujuannya untuk mengenal sekolah lain di propinsi lain sambil jalan-jalan, ada yang refreshing guru, ada yang terkait melengkapi program tahunan, dan sebagainya.

Tujuan itu sah-sah saja. Mari kita lengkapi dengan keyakinan bahwa perbaikan kualitas manusia tetap menjadi upaya mendasar perbaikan kualitas sekolah.

Terimakasih.      

Author: Ali Fauzi

Orangtua, Guru, Penulis, Pembaca, dan Pembelajar.
Share

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.