EFEKTIFKAH Pembelajaran Menggunakan “Zoom” ? Inilah Peluang-Peluang dalam Remote Learning

Share
remote learning || sumber gambar: selular.id

Oleh: Ali Fauzi

—untuk memahami penggunaan teknologi di sekolah, mulailah dengan memahami cognitive science dan cara kerja otak—

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) telah mengalihstatuskan semua guru sebagai guru baru. Meskipun tidak semua, mayoritas guru belum memiliki keahlian dalam merencanakan, mengaplikasikan, dan meng-evaluasi pembelajaran jarak jauh.

Secara intuitif, kita ingin meniru proses belajar tatap muka. Intuisi ini bisa saja tidak tepat saat kondisi belajar tidak lagi sama. Kehadiran aplikasi Zoom, microsoft teams, google meet, dll menggoda kita untuk meniru proses belajar tatap muka.

Continue Reading

LQ (Love Quotient), Kecerdasan Baru Yang Harus Murid Miliki

Share
peduli || sumber gambar: balipost.com

Oleh: Ali Fauzi

Bulan lalu, Jack Ma berbicara tentang pendidikan di World Economy Forum. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian Jack Ma adalah bahwa perubahan pendidikan sebaiknya tidak berfokus pada kurikulum, melainkan pada kapasitas peserta didik. Di antara kapasitas tersebut adalah kapasitas LQ di samping IQ dan EQ.

Continue Reading

Jebakan Teknologi Dalam Pendidikan. Waspadalah!

Share
jebakan teknologi dalam pendidikan || sumber gambar: nytimes.com

Oleh: Ali Fauzi

Tahun 2011, New York Times menulis berita “In Classroom of Future, Stagnant Scores”. Tulisan tersebut membahas sebuah sekolah yang sejak tahun 2005 telah menginvestasikan sekitar 33 juta dolar dalam teknologi. 

Sayangnya, justru tidak berbuah baik.

Memang, hasilnya adalah ruang kelas berubah drastis. Setiap siswa menggunakan laptop dan tablet saat beajar, papan tulisnya digital dan dapat dikendalikan melalui komputer, ruang kelas pun hadir dengan kelengkapan digital yang membuatnya menjadi kelas dinamis abad 21. Bahkan, beberapa tugas dan informasi sekolah, mereka integrasikan ke sosial media.

Sayangnya, saat ujian sekolah, hampir seluruh wilayah lain mengalami peningkatan nilai ujian, sekolah tersebut dengan segala inovasinya, mengalami perolehan nilai yang stagnan dan tidak berkembang. Hal itu terjadi dalam beberapa tahun.

Continue Reading

Guru, Hindari“Diskriminasi Bawah Sadar”! Agar Proses Belajar Lebih Maksimal

Share
diskriminasi guru. sejutaguru.com || sumber gambar: internet

Oleh: Ali Fauzi

Ada yang sadar, ada juga yang tidak sadar. Banyak yang sudah membuangnya, lebih banyak lagi yang masih memilikinya. Padahal, jika kita membiarkannya terus menerus, akan berakibat buruk dalam pendidikan. Itulah efek dari Diskriminasi Bawah Sadar.

Istilah diskriminasi bawah sadar saya temukan dari ilmuwan sosial Malcolm Gladwell. Kita akan memahaminya perlahan-lahan. Jangan lupa sak-seruput ya…

Continue Reading

“Rapor Anak Tangga”; Manajemen Kelas Akhir Tahun

Share
tangga belajar ||health.detik.com

Oleh: Ali Fauzi

“Berapa anak tangga yang mampu kalian daki tahun ini?”

Sekarang sudah bulan April. Akhir tahun pelajaran tinggal satu bulan. Biasanya, semester dua adalah semester dengan kepadatan kegiatan yang tinggi. Sudah biasa terjadi saling senggol antara kegiatan dengan proses belajar. Yang tidak boleh kendor tapi boleh lecet sedikit adalah: S-E-M-A-N-G-A-T.

Sekolah mengakhiri tahun pelajaran dengan beragam cara. Kalau anda mengakhiri tahun hanya dengan memberikan rapor kepada siswa dan orangtua murid, seperti biasa dan tanpa yang lain, berarti anda melakukan hal yang sama seperti puluhan tahun yang lalu. Pertanyaannya, bukankah memang itu tuntutannya? Betul. Memang tidak salah melakukan hal tersebut, namun bukankah boleh menambahkan sesuatu yang lebih baik?

Di akhir tahun, ini salah satu yang menjadi aktivitasku. Yaitu, rapor anak tangga, yaitu rapor kemampuan dari murid untuk murid. Rapor ini diisi oleh murid dan dipersembahkan untuk murid juga. Rapor ini hanya berupa satu atau dua lembar.

Continue Reading

“Hukum” 15 Menit Dalam Belajar

Share
waktu belajar || arstechnica.com

Oleh: Ali Fauzi

Hari ini aku membawa mainan tamiya ke kelas. Materi belajar hari ini adalah menghitung kecepatan. Kompetensi dasar yang harus mereka kuasai adalah jarak, kecepatan, dan waktu. Tulisan ini akan lebih membahas pada bagian problem solving yang membutuhkan “hukum” 15 menit sebagai ukurannya.

Terlebih dahulu, kita ulik proses awal, yakni penanaman konsep. Bagian ini merupakan bagian yang paling krusial. Biasanya, anak tidak menyukai matematika atau pelajaran lain karena salah pada sentuhan pertama. Pada pertemuan kali ini, aku menyiapkan tiga uji coba sebagai penanaman konsep dalam belajar.

Continue Reading
1 2 3 7