Kepala Sekolah Yang “Buruk” Berakibat Fatal Pada Pendidikan

peran kepala sekolah || sumber gambar: cnnindonesia.com

Oleh: Ali Fauzi

Jika proyeknya adalah memotong pohon, maka guru harus memastikan dirinya untuk memiliki kemampuan memotong pohon dengan cara yang tepat. Sedangkan kepala sekolah harus memastikan bahwa yang dipotong adalah pohon yang tepat. Bukan sembarang pohon.

Meskipun ujung tombak pendidikan di sekolah adalah guru, namun peran kepala sekolah tak kalah besarnya dengan peran guru. Jika guru adalah pemimpin belajar di kelas, maka kepala sekolah adalah pemimpin belajar para guru.

Share
Continue Reading

Kepala Sekolah Kreatif

Berdasarkan penelitian, pelajaran olah raga (physical education) merupakan pendidikan yang menyediakan kunci untuk hidup lebih panjang dan bahagia. Senam adalah salah satu aktivitas yang menarik, terutama jika dilakukan bersama-sama.

Inilah video kreatif seorang kepala sekolah yang memodifikasi gerakan senam, Di negeri ini, kita mengingat ada SPI (Senam Pagi Indonesia), SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) yang berseri, dan lain sebagainya.

Inilah videonya

Share
Continue Reading

UN dan Tiket Cadangan

ujian nasional || sumber gambar: merdeka.com

Oleh: Ali Fauzi

Perlombaan Di Lintasan UN pun Dimulai.

Menjelang UN, seluruh tenaga dikumpulkan. Buku pengayaan dan pendalaman materi ditumpuk. Rautan tajam disiapkan untuk menghadapi try out berjilid-jilid. Kisi-kisi dipajang besar-besar. Trik-trik mengerjakan soal siap ditembakkan. Jadwal dipadatkan untuk latihan soal. Pelajaran tertentu diberhentikan demi yang lain. Semua upaya, dari rasional sampai irasional, siap dilakoni demi menghadapi hajat besar ini.

Apakah tahun ini kondisinya masih sama? Sebagian iya, sebagian tidak.

Share
Continue Reading

Mewaspadai Jebakan-Jebakan Dalam Standar Pendidikan

Standar Pendidikan || sumber gambar: ANTARA

Oleh: Ali Fauzi

Salah satu cara yang paling sering kita jumpai untuk menaikkan kualitas pendidikan adalah dengan menaikkan target sekolah. Dalam skala besar, berarti menaikkan standar pendidikan.

Betul, menaikkan standar dalam pendidikan merupakan cara memulai yang paling mudah. Alat penting dalam mengolah dan menaikkan standar adalah penilaian. Sayangnya, dari beberapa standar dalam pendidikan, standar penilaian sangat mendominasi dan menjadi pemain utama. Pendidikan akhirnya berkembang didominasi oleh metode dan sistem penilaian.

Share
Continue Reading

Inilah Perubahan Termurah Yang Akan Membantu Jutaan Murid

mulailah dari kelas || dekoruma.com

Oleh: Ali Fauzi

Mulailah dari kelas, jangan yang lain!

Memperbaiki pendidikan—proses dan hasil—bisa menggunakan cara dengan istilah apa saja. Reformasi, reorientasi, evolusi, dan sebagainya. Bahkan ketika Sir Ken Robinson melihat kondisi yang ada saat ini, dia menyebut hanya kata “revolusi”-lah yang pantas untuk perbaikan pendidikan.

Milyaran rupiah, mungkin bisa jadi trilyunan, telah dihabiskan untuk melakukan perbaikan di bidang pendidikan. Kurikulum baru, sistem baru, metode baru, buku baru, dan seterusnya. Padahal, hampir semua pembahasan baru menyentuh satu bagian saja, yakni sekolah. Dan pendidikan lebih luas dari sekadar sekolah.

Share
Continue Reading

Sekolah Sulit Berkembang? Bisa Jadi Faktor Inilah Penyebabnya…

sekolah keren || radarkudus.jawapos.com

Oleh: Ali Fauzi

Target sebuah lembaga pendidikan ada dua. Target yang bisa diukur dan target yang tak bisa diukur.

Sayangnya, sebagian besar tenaga kita terserap hanya pada aspek yang bisa diukur. Target yang seolah tidak bisa diukur, sering terabaikan. Padahal, aspek yang sulit diukur justru merupakan hal yang jauh lebih penting dan dibutuhkan.

Sebuah penelitian pernah mencatat keinginan ribuan wali murid. Dari beberapa pilihan berikut: nilai akademis bagus, kemandirian, dan akhlak yang baik, hasilnya hampir tidak satupun yang meletakkan nilai akademis tinggi sebagai pilihan pertama.

Share
Continue Reading

Kenapa Mayoritas Guru Sangat Sulit Berubah? Jangan-Jangan, Ini Alasannya

scene film “Good Will Hunting”. film bagus

Oleh: Ali Fauzi

Usianya sudah setengah abad lebih. Rambutnya mulai memutih. Setelan bajunya selalu rapi. Tidak sulit menebak apa profesinya. Ya, dia menjadi guru SD sudah 30 tahun.

Sore itu sambil ngopi, di sela obrolan ringan kami, dia bercerita tentang kekaguman murid terhadap dirinya. Murid sering sekali bertanya tentang rahasia dirinya yang selalu mampu mengajar tanpa membawa buku dan catatan. Anehnya, selalu mampu menerangkan kepada kita dengan sangat tepat.

Sebagai sesama guru, sedikit banyak aku tentu tahu rahasia itu. Tapi aku tidak ingin terburu-buru dengan kesimpulanku sendiri. Aku hanya memancingnya dengan pujian. “Waw, Keren juga nih…”. Dia pun langsung menimpali, “Bagaimana tidak, saya mengajar pelajaran yang sama sudah sepuluh tahun lebih”. Kami pun tertawa.

Share
Continue Reading