Sekolah; Bukan Tentang Program, Tetapi Tentang Manusia

guru sekolah || sejutaguru.com

Oleh: Ali Fauzi

Studi banding ke sekolah lain seringkali tidak menghasilkan perubahan yang signifikan. Para guru atau pemimpin sekolah seringkali lebih mencari program baru ketimbang mencari solusi.

Lihatlah Gojek, Grab, Traveloka, Blibli, Instagram, Facebook, OVO, dan aplikasi lainnya! Mereka hadir bukan untuk menjual aplikasi. Mereka, sesungguhnya, juga tidak menjual barang. Mereka hadir dan bertarung untuk memberikan solusi. Jika bukan solusi yang membantu banyak orang dalam kehidupan sehari-hari, maka platform tersebut tidak akan mampu bertahan.   

Share
Continue Reading

Jebakan Teknologi Dalam Pendidikan. Waspadalah!

jebakan teknologi dalam pendidikan || sumber gambar: nytimes.com

Oleh: Ali Fauzi

Tahun 2011, New York Times menulis berita “In Classroom of Future, Stagnant Scores”. Tulisan tersebut membahas sebuah sekolah yang sejak tahun 2005 telah menginvestasikan sekitar 33 juta dolar dalam teknologi. 

Sayangnya, justru tidak berbuah baik.

Memang, hasilnya adalah ruang kelas berubah drastis. Setiap siswa menggunakan laptop dan tablet saat beajar, papan tulisnya digital dan dapat dikendalikan melalui komputer, ruang kelas pun hadir dengan kelengkapan digital yang membuatnya menjadi kelas dinamis abad 21. Bahkan, beberapa tugas dan informasi sekolah, mereka integrasikan ke sosial media.

Sayangnya, saat ujian sekolah, hampir seluruh wilayah lain mengalami peningkatan nilai ujian, sekolah tersebut dengan segala inovasinya, mengalami perolehan nilai yang stagnan dan tidak berkembang. Hal itu terjadi dalam beberapa tahun.

Share
Continue Reading

Kepala Sekolah Yang “Buruk” Berakibat Fatal Pada Pendidikan

peran kepala sekolah || sumber gambar: cnnindonesia.com

Oleh: Ali Fauzi

Jika proyeknya adalah memotong pohon, maka guru harus memastikan dirinya untuk memiliki kemampuan memotong pohon dengan cara yang tepat. Sedangkan kepala sekolah harus memastikan bahwa yang dipotong adalah pohon yang tepat. Bukan sembarang pohon.

Meskipun ujung tombak pendidikan di sekolah adalah guru, namun peran kepala sekolah tak kalah besarnya dengan peran guru. Jika guru adalah pemimpin belajar di kelas, maka kepala sekolah adalah pemimpin belajar para guru.

Share
Continue Reading

Kepala Sekolah Kreatif

Berdasarkan penelitian, pelajaran olah raga (physical education) merupakan pendidikan yang menyediakan kunci untuk hidup lebih panjang dan bahagia. Senam adalah salah satu aktivitas yang menarik, terutama jika dilakukan bersama-sama.

Inilah video kreatif seorang kepala sekolah yang memodifikasi gerakan senam, Di negeri ini, kita mengingat ada SPI (Senam Pagi Indonesia), SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) yang berseri, dan lain sebagainya.

Inilah videonya

Share
Continue Reading

UN dan Tiket Cadangan

ujian nasional || sumber gambar: merdeka.com

Oleh: Ali Fauzi

Perlombaan Di Lintasan UN pun Dimulai.

Menjelang UN, seluruh tenaga dikumpulkan. Buku pengayaan dan pendalaman materi ditumpuk. Rautan tajam disiapkan untuk menghadapi try out berjilid-jilid. Kisi-kisi dipajang besar-besar. Trik-trik mengerjakan soal siap ditembakkan. Jadwal dipadatkan untuk latihan soal. Pelajaran tertentu diberhentikan demi yang lain. Semua upaya, dari rasional sampai irasional, siap dilakoni demi menghadapi hajat besar ini.

Apakah tahun ini kondisinya masih sama? Sebagian iya, sebagian tidak.

Share
Continue Reading

Mewaspadai Jebakan-Jebakan Dalam Standar Pendidikan

Standar Pendidikan || sumber gambar: ANTARA

Oleh: Ali Fauzi

Salah satu cara yang paling sering kita jumpai untuk menaikkan kualitas pendidikan adalah dengan menaikkan target sekolah. Dalam skala besar, berarti menaikkan standar pendidikan.

Betul, menaikkan standar dalam pendidikan merupakan cara memulai yang paling mudah. Alat penting dalam mengolah dan menaikkan standar adalah penilaian. Sayangnya, dari beberapa standar dalam pendidikan, standar penilaian sangat mendominasi dan menjadi pemain utama. Pendidikan akhirnya berkembang didominasi oleh metode dan sistem penilaian.

Share
Continue Reading

Inilah Perubahan Termurah Yang Akan Membantu Jutaan Murid

mulailah dari kelas || dekoruma.com

Oleh: Ali Fauzi

Mulailah dari kelas, jangan yang lain!

Memperbaiki pendidikan—proses dan hasil—bisa menggunakan cara dengan istilah apa saja. Reformasi, reorientasi, evolusi, dan sebagainya. Bahkan ketika Sir Ken Robinson melihat kondisi yang ada saat ini, dia menyebut hanya kata “revolusi”-lah yang pantas untuk perbaikan pendidikan.

Milyaran rupiah, mungkin bisa jadi trilyunan, telah dihabiskan untuk melakukan perbaikan di bidang pendidikan. Kurikulum baru, sistem baru, metode baru, buku baru, dan seterusnya. Padahal, hampir semua pembahasan baru menyentuh satu bagian saja, yakni sekolah. Dan pendidikan lebih luas dari sekadar sekolah.

Share
Continue Reading