Guru Bagus vs Guru Hebat

Oleh: Ali Fauzi

Suatu hari, dua orang guru ingin membuat seorang anak bisa naik sepeda.

Guru pertama

Guru ini mengajarkan terlebih dahulu komponen-komponen sepeda. Dia menjelaskan ada ban dalam dan ban luar, ada gir, ada rantai, rangka besi, stir, dan seterusnya. Guru tersebut juga menjelaskan bahan-bahan pembuat rangka. Pasti ada perbedaan antara rangka besi dan rangka aluminium.

Selanjutnya, materi tentang fisik. Saat naik sepeda, kondisi fisik harus prima. Tumpuan kaki saat mengayuh sepeda harus seimbang. Pandangan mata juga harus fokus. Tidak hanya itu, guru tersebut juga mengajarkan bahwa pengaturan nafas adalah bagian terpenting dalam bersepeda.

Begitu semua materi sudah selesai, maka akan ada ujian. Jika kamu mendapatkan nilai A, maka kamu bisa naik sepeda.

Guru kedua.

Share
Continue Reading

KKM Tidak Pernah Membatasi. Inilah Alasannya…

Oleh: Ali Fauzi

Permainan roller coaster harus memenuhi standar atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) tentang keselamatan. Dengan standar tersebut, pembuat roller coaster tidak pernah kehilangan cara untuk membuat permainan tersebut menjadi menantang dan menyenangkan.

Begitulah seharusnya kita memosisikan KKM.

Menganalogikan KKM dalam belajar dengan permainan roller coaster tidak sepenuhnya tepat. Roller coaster adalah benda mati, sedangkan proses belajar adalah proses dinamis dengan modal dan kondisi yang berbeda-beda. Analogi di atas hanyalah pemantik untuk melihat KKM dari sudut pandang lain. Mari kita ulik titpis-tipis saja.

Share
Continue Reading

RPP: Belajar Dari Starbucks

belajar dari starbucks || sumber gambar: food.detik.com

Oleh : Ali Fauzi

RPP itu penting, tapi fakta dominannya, ada fungsi lain yang mengalahkannya ketimbang sebagai panduan mengajar.

Pagi itu, seorang murid memberiku hadiah sebotol kopi. Ada logo Starbucks di bagian luarnya. “Ini asli?”, tanyaku. Sepanjang hidupku, aku terbiasa ngopi sachetan. Paling banter, kopi tubruk. “Iya, pak, asli.” 

Saat itu, ingatanku langsung menuju sebuah buku yang merangkum kisah perjalanan sukses Starbucks.

Share
Continue Reading

Education 1.0, Education 2.0, Atau Education 3.0; Anda Berada Di Posisi Mana?

Oleh: Ali Fauzi

Proses perubahan saat ini, semua beridentitas 4.0. Ada industri 4.0, revolusi 4.0, web 4.0, motivasi 4.0, sampai kepada education.

Karakteristik dunia timur sangat berbeda dengan dunia barat. Dalam sejarah, dunia barat mengagungkan rasionalitas, sementara dunia timur mendidik dan belajar melalui keagungan dan kebesaran seorang guru. Gaya yang berbeda ini juga melahirkan budaya dan tatanan sosial yang berbeda pula.

Share
Continue Reading

UN dan Tiket Cadangan

ujian nasional || sumber gambar: merdeka.com

Oleh: Ali Fauzi

Perlombaan Di Lintasan UN pun Dimulai.

Menjelang UN, seluruh tenaga dikumpulkan. Buku pengayaan dan pendalaman materi ditumpuk. Rautan tajam disiapkan untuk menghadapi try out berjilid-jilid. Kisi-kisi dipajang besar-besar. Trik-trik mengerjakan soal siap ditembakkan. Jadwal dipadatkan untuk latihan soal. Pelajaran tertentu diberhentikan demi yang lain. Semua upaya, dari rasional sampai irasional, siap dilakoni demi menghadapi hajat besar ini.

Apakah tahun ini kondisinya masih sama? Sebagian iya, sebagian tidak.

Share
Continue Reading
1 2 3 7