Pembelajaran Emosi Dan Karakter–Tips Manajemen Kelas Akhir Tahun

pendidikan emosi dan karakter || 42gears.com

Oleh: Ali Fauzi

Aku masuk kelas dan menayangkan sebuah foto. Beberapa foto muncul bergantian. Saat itu aku mengajar anak-anak kelas 5 SD. Aku sengaja fokus pada ekspresi anak-anak saat melihat foto itu kembali. Dan betul, aku melihat ekspresi yang unik.

Melihat foto kembali adalah salah satu caraku menutup tahun pembelajaran. Ya, hanya salah satu dan tentu masih ada yang lain. Tapi, ini adalah yang paling berkesan bagi anak-anak.

Foto yang mereka lihat adalah foto belajar kelompok di awal tahun. Terus, apa istimewanya?

Cara menyikapi perubahan.

Share
Continue Reading

Kunci Sukses Bernama “GRIT”

grit www.sejutaguru.com

Oleh : Ali Fauzi

Duckworth berbicara dalam forum TED tentang teori dalam buku ini. Videonya telah ditonton lebih dari 13,5 juta kali. Kini, bukunya bisa kita nikmati.

Ketika disebutkan nama Mozart, Bill Gates, Steve Jobs, dan B.J. Habibie, maka respon pertama yang sering terdengar adalah “mereka adalah jenius, cerdas, dan berbakat”. Betul. Mereka memang demikian. Kecerdasan mereka telah menginspirasi kita semua.

Sayangnya, sebagian dari kita menerima inspirasi dengan cara yang tidak lengkap. Sehingga kita merasa dilatih bertahun-tahun bahwa tokoh-tokoh itu adalah manusia ajaib dan hebat karena mereka cerdas sejak lahir. Bakat mereka adalah bakat bawaan.

Sering dilewatkan, misalnya, bahwa Mozart—musisi jenius terhebat sepanjang masa—baru menciptakan karyanya yang paling hebat setelah berkarya selama lebih dari dua puluh tahun, sebagaimana dicatat oleh psikolog Michael Howe dalam bukunya Genius Explained.

Share
Continue Reading

Epidemi Kejahatan Dalam Pendidikan

bullying di sekolah || sumber gambar: goodtoknow.co.uk

Oleh: Ali Fauzi

Masih ingat dengan teori broken windows?.

Broken windows merupakan buah pikiran kriminolog James Q. Wilson dan George Kelling. Mereka berpendapat bahwa kriminalitas merupakan akibat tak terelakkan dari ketidakteraturan.

Teori ini berasumsi bahwa jika jendela sebuah rumah pecah namun dibiarkan saja, siapapun yang lewat cenderung menyimpulkan pastilah di situ tidak ada yang peduli atau bahwa rumah tersebut tidak berpenghuni.

Share
Continue Reading

Digunakan Atau Hilang

pinterest pin by Diana Novele

Oleh : Ali Fauzi

Bagi anda yang jarang menggunakan akal sehat, waspadalah akal sehat anda akan hilang. Di saat menerima Informasi, kita lebih memilih emosi ketimbang akal sehat, maka siap-siap kehilangan akal sehat.

Dr. Mehmet Cengiz Oz atau lebih dikenal Dr. Oz, seorang muslim yang menjadi dokter ternama di Amerika Serikat menulis dalam bukunya bahwa jika anda tidak melatih otot-otot anda, maka otot-otot anda akan menjadi kentang tumbuk. Jika anda tidak melatih jantung anda, maka arteri anda akan menjadi lebih tersumbat ketimbang saluran kamar mandinya orang jorok.

Share
Continue Reading

Jangan Mendiamkan Siswa! Rugi

cara mendiamkan siswa || ottawacitizen.com

Oleh: Ali Fauzi

Efektif namun rugi. Ya, ketika anda seorang guru dan ketika menghadapi siswa yang ribut atau ngobrol sendiri-sendiri, biasanya reflek yang akan terjadi adalah anda berteriak…

“Diam…..”

“Yang gak bisa diam, silakan keluar kelas”

“Hitungan sampai tiga, yang nggak diam, maju ke depan!”

Dan seterusnya…

Share
Continue Reading

Sekolah Bukanlah Bengkel; Yuk, Perbaiki Mindset Kita!

SEKOLAH RAMAH ANAK || mediaindonesia.com

Oleh: Ali Fauzi

Seorang tetangga bercerita bahwa tujuan dirinya mengirimkan anaknya ke sekolah atau madrasah tertentu adalah agar kenakalan anaknya bisa hilang. Ini adalah alasan yang sangat mudah dipahami.

Tujuan tersebut memang wajar dan banyak dibutuhkan. Akan tetapi, tujuan ini jika diyakini oleh semua pihak sebagai kebutuhan, maka berakibat sangat tidak baik. Jika orangtua berkeyakinan seperti itu, maka sama halnya dengan berkeyakinan bahwa anaknya selama ini bermasalah dan harus diobati. Padahal, dalam masa belajar, kesalahan memilih sikap merupakan proses menuju kematangan.

Lebih mengkhawatirkan lagi jika keyakinan terhadap tujuan seperti di atas dimiliki oleh seorang guru.  

Share
Continue Reading

Benarkah Sekolah “Gak Perlu Lagi?” Catatan Atas Video Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier tentang sekolah

Oleh : Ali Fauzi

Video yang ditonton jutaan orang itu sebenarnya merupakan bukti kepedulian “Master Deddy” terhadap dunia pendidikan tanah air. Dia berpandangan bahwa sistem pendidikan kita masih banyak lubang kesalahan. Misalnya, menuntut setiap anak menguasai segala bidang, mengukur kehebatan anak melalui tes tertulis semata, hingga materi ajar yang kurang aplikatif. Tidak hanya itu, Deddy juga menyoroti tentang kesalahan orangtua dalam mendidik anak.

Kepedulian “Master Deddy” untuk memotivasi orang lain dengan cara di atas, sungguh membuat orang harus bisa merasa dan berpikir ulang, namun sekaligus video tersebut penuh dengan risiko. Ingat, bung, penonton video anda bukan orang terpelajar semua, tidak semuanya adalah mereka yang suka berpikir dua kali atau lebih. Bahkan, jangan-jangan mayoritas penonton video tersebut adalah anak-anak SMA dan mahasiswa tingkat awal yang terkadang cepat sekali dalam mengambil kesimpulan.

Share
Continue Reading