Apa Yang Terjadi Jika Seorang Guru Tidak Lagi Membaca Buku?

membaca buku sumber gambar: gatesnotes.com

Oleh : Ali Fauzi

Seorang guru, suatu siang di saat jam istirahat sekolah, bertanya kepada rekannya.

Inilah percakapannya.

A: Bagaimana jika seorang guru tidak membaca buku sama sekali dalam tiga tahun terakhir?

B: Tidak masalah. Tidak ada aturan keguruan yang dilanggarnya. Toh, buktinya sangat banyak guru yang seperti itu dan guru tersebut biasa-biasa saja dan sekolah tempatnya mengajar berlangsung bertahun-tahun seperti biasa juga.

A: Tapi kan zaman sudah berubah. Kok guru tidak membaca buku sama sekali tidak masalah?

Share
Continue Reading

Guru, Jangan Hanya Kau Kenalkan Namamu. Ceritakan Tentang Dirimu…

hari pertama sekolah ||sumber gambar bisnis.com

Oleh : Ali Fauzi

Tulisan ini untuk guru dan untuk siapapun yang memiliki jiwa pendidik. Bisa untuk guru baru, guru senior yang membutuhkan penyegaran, atau sekadar pengingat.

Hari pertama sekolah adalah saat dimana teka-teki dalam diri anak akan terjawab. Setiap anak, terkadang orangtua juga, menyimpan rapi teka-teki dalam dirinya. Tentang sekolah, kelas, teman, teman sebangku, teman lama, guru, wali kelas, gedung sekolah, bahkan tentang dirinya sendiri.

Apapun yang anak dapatkan di hari pertama, akan memengaruhi harapan anak di sekolahnya. Apakah hari pertama langsung menentukan? Iya, tapi tidak besar. Dengan catatan, kesalahan hari pertama harus langsung diperbaiki di hari berikutnya. Anak-anak di sekolah akan membangun harapan dan kesan pada minggu pertama sampai bulan pertama. Jika hari pertama terlewati dengan biasa saja, maka mari menyempurnakannya di hari-hari berikutnya.

Share
Continue Reading

Jika Sekolah Tidak Berinovasi, Maka Ini Yang Akan Terjadi

inovasi sekolah sumber gambar http://blog.src.sk.ca

Oleh : Ali Fauzi

Stabilitas sudah mati, demikian kata Don Tapscott. Saat ini, Salah satu pembunuhnya adalah inovasi. Ya, inovasi hadir kadang tidak hanya sebagai penambah nilai dan guna, melainkan juga hadir sebagai pembunuh bagi yang tidak siap menerimanya.

Rhenald Kasali dalam catatannya menyampaikan bahwa hanya 2% dari seluruh guru yang benar-benar menjadi pendidik, yaitu guru yang kreatif yang membentuk manusia. Sekitar 3% sibuk menjadi administrator, dan selebihnya adalah “guru kurikulum” yang hanya menjalankan perintah dengan hanya menyelesaikan kurikulum yang diwajibkan. Apa isi buku, itu yang diberikan.

Dari segi jumlah, pertumbuhan sekolah begitu deras. Sekolah-sekolah baru, muncul dengan tawaran-tawaran baru atau produk lama dengan cara baru. Apapun itu, kini mulai ramai pergerakan positif untuk bersaing menjadi yang terbaik.

Share
Continue Reading

Kalau Guru Kurang Insentif (Penghargaan), Ini Akibatnya…

penghargaan guru tribunnews.com

Oleh: Ali Fauzi

Saat-saat ini adalah penghujung tahun bagi sekolah. Inilah saat mengevaluasi, mengoreksi, dan mempersiapkan diri untuk tahun pelajaran berikutnya.

Guru mengevaluasi siswa setiap bulan melalui ulangan. Bahkan ada yang setiap minggu. Suatu ketika Bill Gates tidak bisa membayangkan jika guru tdk ada yang mengevaluasi dirinya. Jika tidak dievaluasi dan guru tidak menerima feedback, guru akan sulit berkembang dan itu itu saja yang dilakukan selama bertahun-tahun.

Jika satu tahun ini, para kepala sekolah kurang memberikan insentif bagi guru, maka risiko besar siap diterima.

Share
Continue Reading

KALAU …”Guru Dibayar Untuk Menyampaikan Materi, Bukan Untuk Mencintai Anak-anak”

Oleh : Ali Fauzi

Masih banyak guru yg merasa bahwa tugas utamanya adalah menyampaikan materi. Memang betul, tidak ada yang salah. Setiap sekolah memiliki target kurikulum yang harus dicapai.

Namun Sebenarnya, ada tugas utama yang lebih penting. Yaitu membangun hubungan yang baik dengan anak didik.

Jika menyampaikan materi kepada anak didik merupakan satu-satunya tujuan seorang guru dalam mengajar, maka tugas itu sebenarnya sudah dilakukan dengan sangat baik oleh Google. Lebih jauh lagi, Internet tidak hanya menyampaikan informasi dan berita namun menyediakan apapun yang ingin kita ketahui.

Ketika internet belum ada, atau internet belum semudah sekarang, peran guru sebagai pihak yang mentransfer informasi dan pengetahuan masih sangat besar. Kini, peran tersebut sudah bergeser. Guru pun harus siap mengubah mindsetnya.

Share
Continue Reading

Selamat Hari Pendidikan Nasional

sejutaguru.com

Selamat Hari Pendidikan

Selama kasih sayang sesama manusia masih ada, maka proses pendidikan masih terjadi. Kalau seorang guru masih mencintai anak didiknya, maka proses mendidik menjadi proses yang baik dan mencerahkan.

Jika masih ada cinta, tidak akan ada proses menghalalkan segala cara demi nilai dan gengsi. Jika cinta dan sayang menjadi dasar dalam mendidik, maka selalu muncul kegairahan untuk mengantar anak menjadi lebih berkembang.

Share
Continue Reading

Motivasi Siswa; Jangan Pernah Mengabaikannya!

motivasi siswa smiletutor.sg

Oleh: Ali Fauzi

Hampir tidak ada yang lebih penting dalam pendidikan selain motivasi. Seorang anak bisa saja berangkat sekolah tanpa motivasi. Mereka akan tetap sampai sekolah, tetap belajar, dan tetap bisa belajar sesuatu.

Perbedaannya, barangkali hanya persoalan cara dan kemauan belajar. Seorang anak yang telah memiliki “motivasi” belajar akan merasakan kenyamanan saat belajar. Namun bagi anak yang tidak memiliki motivasi, proses belajar hanya akan terasa sangat lama, panjang, membosankan, berat, dan melelahkan.

Share
Continue Reading