Jangan Lagi Gunakan Kalimat “jangan menyontek”. Inilah Pengganti Yang Tepat

mencontek || aplvblog.com

Oleh: Ali Fauzi

Setiap kata atau kalimat memiliki dampak psikologis dan sosial. Inilah salah satu alasan munculnya diksi.
Cobalah mengubah pesan, baik tertulis maupun lisan, dari “jangan menyontek” menjadi “jangan jadi penyontek”.

Terlihat sepele. Mari kita bedah apel dan durian ini! Tidak mungkin rasanya sama.

Share
Continue Reading

Penilaian Karakter; Harap-Harap Cemas Si Anak Cuek

Oleh: Ali Fauzi

Seorang anak memandang gambar pada papan tulis. Kertas yang dia lihat hanya bergambar tanda tanya dan sedikit tulisan di bawahnya.

Aku mendatanginya secara diam-diam. Bagi teman-temannya, dia adalah anak yang super cuek. Bahkan, menurutku, dia anak yang sangat kuat. Pujian tidak akan membuatnya terbang, kritikan juga tidak membuatnya tumbang. Selama ini, ranking atau kejuaraan apapun, baginya biasa saja. Namun kali ini, dia rela menatap gambar itu berlama-lama. Pasti ada sesuatu yang menarik hatinya.

“Kamu ingin fotomu ada di bagian mana?”, sapaku dengan suara lirih.

Share
Continue Reading

Tiga Kata Tersulit Untuk Diucapkan. Mari Belajar Menggunakannya!

sumber gambar: instagram edutopia

Saat ini, banyak fakta telah membuktikan bahwa tiga kata yang sulit diucapkan bukan lagi “Aku mencintai kamu”. Mungkin, pengecualian bagi sebagian jomblo.

Inilah fakta sekaligus sindiran yang ditulis oleh Steven D. Levitt dan Stephen J. Dubner dalam salah satu buku mereka.

Mereka mengisahkan, jika dalam sebuah kelas ujian ada soal seperti di bawah ini:

Share
Continue Reading

Inilah Perubahan Termurah Yang Akan Membantu Jutaan Murid

mulailah dari kelas || dekoruma.com

Oleh: Ali Fauzi

Mulailah dari kelas, jangan yang lain!

Memperbaiki pendidikan—proses dan hasil—bisa menggunakan cara dengan istilah apa saja. Reformasi, reorientasi, evolusi, dan sebagainya. Bahkan ketika Sir Ken Robinson melihat kondisi yang ada saat ini, dia menyebut hanya kata “revolusi”-lah yang pantas untuk perbaikan pendidikan.

Milyaran rupiah, mungkin bisa jadi trilyunan, telah dihabiskan untuk melakukan perbaikan di bidang pendidikan. Kurikulum baru, sistem baru, metode baru, buku baru, dan seterusnya. Padahal, hampir semua pembahasan baru menyentuh satu bagian saja, yakni sekolah. Dan pendidikan lebih luas dari sekadar sekolah.

Share
Continue Reading

Sekolah Sulit Berkembang? Bisa Jadi Faktor Inilah Penyebabnya…

sekolah keren || radarkudus.jawapos.com

Oleh: Ali Fauzi

Target sebuah lembaga pendidikan ada dua. Target yang bisa diukur dan target yang tak bisa diukur.

Sayangnya, sebagian besar tenaga kita terserap hanya pada aspek yang bisa diukur. Target yang seolah tidak bisa diukur, sering terabaikan. Padahal, aspek yang sulit diukur justru merupakan hal yang jauh lebih penting dan dibutuhkan.

Sebuah penelitian pernah mencatat keinginan ribuan wali murid. Dari beberapa pilihan berikut: nilai akademis bagus, kemandirian, dan akhlak yang baik, hasilnya hampir tidak satupun yang meletakkan nilai akademis tinggi sebagai pilihan pertama.

Share
Continue Reading

Senang Karena Hilangnya Jabatan Ketua Kelas

semangat ke sekolah || 4.bp.blogspot.com

Oleh: Ali Fauzi

Ma, Aku Harus Sekolah dan Berangkat Pagi-pagi. Hari Ini Aku Piket

Peristiwa ini terjadi setelah aku menghapuskan jabatan ketua kelas

Pembelajaran sudah tiga bulan lebih. Tidak ada ketua kelas lagi. Yang buru-buru aku buat di awal tahun adalah daftar piket kelas.

Ini adalah tahun keduaku mencoba menggabungkan tugas ketua kelas dan tugas piket menjadi satu. Tahun pertama memberikan banyak sekali pelajaran.

“Jika hari ini bapak bertanya kepada kalian siapa ketua kelas kalian, maka yang menjadi ketua kelas adalah petugas piket hari ini. Begitu juga besok dan seterusnya.”

Share
Continue Reading

Bahayanya Berkata “Namanya juga anak-anak…”

Cinta yang tegas || i.huffpost.com

Oleh: Ali Fauzi

Namanya Mr. X. Dia guru SMP Kelas IX. Siang itu, seorang murid mendatanginya dengan sebuah berita. Tentu saja bukan berita biasa. Di usia seperti itu, murid melaporkan sebuah kejadian sudah bukan lagi karena mencari perhatian. Bagi sebagian besar mereka, daripada mencari perhatian guru lebih baik mencari perhatian teman lawan jenisnya.

Isi beritanya adalah kasus asusila dan pornografi. Dalam satu tarikan nafas, badan Mr. X mengejang kaget. Gerak tubuhnya berhenti sesaat. Selang beberapa waktu, dia berpikir sejenak sebelum akhirnya melanjutkan aktivitas lain.

Hari berikutnya. Berita itu berlari dengan cepat, lebih cepat dari lompatan kucing liar saat kita siram air. Jika ingin mengetahui berita yang merayap lebih cepat katimbang berita hoax, maka jenis berita ini adalah salah satunya.

Share
Continue Reading