Kepala Sekolah Yang “Buruk” Berakibat Fatal Pada Pendidikan

peran kepala sekolah || sumber gambar: cnnindonesia.com

Oleh: Ali Fauzi

Jika proyeknya adalah memotong pohon, maka guru harus memastikan dirinya untuk memiliki kemampuan memotong pohon dengan cara yang tepat. Sedangkan kepala sekolah harus memastikan bahwa yang dipotong adalah pohon yang tepat. Bukan sembarang pohon.

Meskipun ujung tombak pendidikan di sekolah adalah guru, namun peran kepala sekolah tak kalah besarnya dengan peran guru. Jika guru adalah pemimpin belajar di kelas, maka kepala sekolah adalah pemimpin belajar para guru.

Share
Continue Reading

PISA; Kisah Tes Terbesar Di Dunia

sumber gambar: internet

Ole: Ali Fauzi

“Your education today is your economy tomorrow”, begitulah ucap lelaki yang rambutnya sudah memutih. Dia adalah Andreas Schleicher.

Schleicher-lah orang yang memimpin tes terbesar di dunia ini. Tes tersebut tidak menguji memory siswa dan kurikulum yang berbasis pengetahuan. Menurutnya, jika kita hanya mengajar dan membuat tes apa yang kita ajarkan berdasarkan hafalan, maka robot mampu melakukannya lebih baik. Ingin bukti, tanyalah google tentang sejarah, maka dia akan menunjukkan ribuan sumber sejarah dalam hitungan detik.

Schleicher adalah ilmuwan data Jerman. Dialah yang memimpin perubahan tes ini dari tes akademik yang beorientasi materi menjadi tes yang mengukur berbagai keterampilan, pola pikir, kolaborasi, empati, dan kreativitas. Dia memiliki visi ingin mengubah cara negara-negara di seluruh dunia mengajar anak-anak dan generasi mereka.

Share
Continue Reading

KKM Tidak Pernah Membatasi. Inilah Alasannya…

Oleh: Ali Fauzi

Permainan roller coaster harus memenuhi standar atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) tentang keselamatan. Dengan standar tersebut, pembuat roller coaster tidak pernah kehilangan cara untuk membuat permainan tersebut menjadi menantang dan menyenangkan.

Begitulah seharusnya kita memosisikan KKM.

Menganalogikan KKM dalam belajar dengan permainan roller coaster tidak sepenuhnya tepat. Roller coaster adalah benda mati, sedangkan proses belajar adalah proses dinamis dengan modal dan kondisi yang berbeda-beda. Analogi di atas hanyalah pemantik untuk melihat KKM dari sudut pandang lain. Mari kita ulik titpis-tipis saja.

Share
Continue Reading

Gaya Belajar Itu Mitos

sumber gambar: guraru.org

Oleh: Ali Fauzi

“Gaya belajar itu mitos, kawan.”

Dua orang guru sedang ngobrol ringan tentang multiple intelligence. Keduanya meyakini, mungkin juga anda, bahwa jika kita tidak pernah membahas tentang metode belajar dan mengajar dengan rekan kita, maka hampir pasti, cara mengajar kita stagnan. Kecuali anda membaca buku dan mempraktikkannya.

Seorang guru menawarkan kopi hitam yang dibelinya secara online. “Yuk kita coba kopi ini!”

A: Gaya belajar itu bukan mitos. Ada penelitiannya. Ada otak yang cara kerjanya adalah auditori, ada juga yang visual, juga kinestetik.

Share
Continue Reading

RPP: Belajar Dari Starbucks

belajar dari starbucks || sumber gambar: food.detik.com

Oleh : Ali Fauzi

RPP itu penting, tapi fakta dominannya, ada fungsi lain yang mengalahkannya ketimbang sebagai panduan mengajar.

Pagi itu, seorang murid memberiku hadiah sebotol kopi. Ada logo Starbucks di bagian luarnya. “Ini asli?”, tanyaku. Sepanjang hidupku, aku terbiasa ngopi sachetan. Paling banter, kopi tubruk. “Iya, pak, asli.” 

Saat itu, ingatanku langsung menuju sebuah buku yang merangkum kisah perjalanan sukses Starbucks.

Share
Continue Reading

Selembar Tisu Seharga 280.000.000

sumber gambar: world.edu

Oleh: Ali Fauzi

Seorang teman bertanya, “Apa pentingnya kita mempertahankan guru-guru lama?” Tiba-tiba saya teringat kisah ini.

Seorang pria lanjut usia sedang duduk di sebuah kafe di Spanyol, sambil mencorat-coret selembar tisu bekas. Dia adalah orang yang cuek dan suka menggambar apa saja yang membuatnya terkesima. Seorang wanita yang duduk tidak jauh darinya sedang memandanginya dengan kagum.

Share
Continue Reading

Education 1.0, Education 2.0, Atau Education 3.0; Anda Berada Di Posisi Mana?

Oleh: Ali Fauzi

Proses perubahan saat ini, semua beridentitas 4.0. Ada industri 4.0, revolusi 4.0, web 4.0, motivasi 4.0, sampai kepada education.

Karakteristik dunia timur sangat berbeda dengan dunia barat. Dalam sejarah, dunia barat mengagungkan rasionalitas, sementara dunia timur mendidik dan belajar melalui keagungan dan kebesaran seorang guru. Gaya yang berbeda ini juga melahirkan budaya dan tatanan sosial yang berbeda pula.

Share
Continue Reading