Kenapa Mayoritas Guru Sangat Sulit Berubah? Jangan-Jangan, Ini Alasannya

scene film “Good Will Hunting”. film bagus

Oleh: Ali Fauzi

Usianya sudah setengah abad lebih. Rambutnya mulai memutih. Setelan bajunya selalu rapi. Tidak sulit menebak apa profesinya. Ya, dia menjadi guru SD sudah 30 tahun.

Sore itu sambil ngopi, di sela obrolan ringan kami, dia bercerita tentang kekaguman murid terhadap dirinya. Murid sering sekali bertanya tentang rahasia dirinya yang selalu mampu mengajar tanpa membawa buku dan catatan. Anehnya, selalu mampu menerangkan kepada kita dengan sangat tepat.

Sebagai sesama guru, sedikit banyak aku tentu tahu rahasia itu. Tapi aku tidak ingin terburu-buru dengan kesimpulanku sendiri. Aku hanya memancingnya dengan pujian. “Waw, Keren juga nih…”. Dia pun langsung menimpali, “Bagaimana tidak, saya mengajar pelajaran yang sama sudah sepuluh tahun lebih”. Kami pun tertawa.

Share
Continue Reading

Krisis Pendidikan, Bukan Krisis Ekonomi

Yang terjadi sesungguhnya adalah

“kita bukan mengalami Krisis ekonomi, melainkan krisis pendidikan.”

Robert Toru Kiyosaki
_____________

Kalau ada yang kekurangan sehingga menjadi miskin atau merasa miskin, maka di antara banyak faktor, pendidikan adalah faktor terpenting karena akan membentuk mental dan karakter.

Kalau ada gejolak sosial, faktor ekonomi bisa menjadi penyebab. Namun pendidikan bisa mengubah sikap dalam menghadapi gejolak dan perubahan sosial tersebut.

Kalau di media sosial tampak sangat bising dan ribut, maka faktor pendidikan sangat memengaruhi sikap orang dalam menyikapi dan bersikap di media sosial.

Ingat, pendidikanlah peluang terbaik untuk mengubah dunia.

Salam.

Sad Condition Of Schools In Rural Indonesia || en.brilio.net

 

Share
Continue Reading

Kunci Sukses Bernama “GRIT”

grit www.sejutaguru.com

Oleh : Ali Fauzi

Duckworth berbicara dalam forum TED tentang teori dalam buku ini. Videonya telah ditonton lebih dari 13,5 juta kali. Kini, bukunya bisa kita nikmati.

Ketika disebutkan nama Mozart, Bill Gates, Steve Jobs, dan B.J. Habibie, maka respon pertama yang sering terdengar adalah “mereka adalah jenius, cerdas, dan berbakat”. Betul. Mereka memang demikian. Kecerdasan mereka telah menginspirasi kita semua.

Sayangnya, sebagian dari kita menerima inspirasi dengan cara yang tidak lengkap. Sehingga kita merasa dilatih bertahun-tahun bahwa tokoh-tokoh itu adalah manusia ajaib dan hebat karena mereka cerdas sejak lahir. Bakat mereka adalah bakat bawaan.

Sering dilewatkan, misalnya, bahwa Mozart—musisi jenius terhebat sepanjang masa—baru menciptakan karyanya yang paling hebat setelah berkarya selama lebih dari dua puluh tahun, sebagaimana dicatat oleh psikolog Michael Howe dalam bukunya Genius Explained.

Share
Continue Reading

Guru Dan Gaji

Fotografer : jali the zebra di flickr.com

Seorang konsultan di sebuah manajemen berkelas internasional memutuskan untuk mundur dan beralih profesi menjadi guru. Dalam pengakuannya di minggu pertama, dia berkata,

“Dalam satu minggu, gaji saya berubah dari

‘Yang benar saja? Saya dibayar sebanyak ini?’

menjadi

‘Wah! Bagaimana mungkin seorang guru memenuhi kebutuhannya?’

 

Dua orang teman, sambil ngopi menunggu orderan ojek online, berbagi kisah.

Share
Continue Reading

Akal Sehat; Digunakan Atau Hilang

pinterest pin by Diana Novele

Oleh : Ali Fauzi

Bagi anda yang jarang menggunakan akal sehat, waspadalah akal sehat anda akan hilang. Di saat menerima Informasi, dan kita lebih memilih emosi ketimbang akal sehat, maka siap-siap kehilangan akal sehat.

Dr. Mehmet Cengiz Oz atau lebih dikenal Dr. Oz, seorang muslim yang menjadi dokter ternama di Amerika Serikat menulis dalam bukunya bahwa jika anda tidak melatih otot-otot anda, maka otot-otot anda akan menjadi kentang tumbuk. Jika anda tidak melatih jantung anda, maka arteri anda akan menjadi lebih tersumbat ketimbang saluran kamar mandinya orang jorok.

Share
Continue Reading

Apa Yang Terjadi Jika Seorang Guru Tidak Lagi Membaca Buku?

membaca buku sumber gambar: gatesnotes.com

Oleh : Ali Fauzi

Seorang guru, suatu siang di saat jam istirahat sekolah, bertanya kepada rekannya.

Inilah percakapannya.

A: Bagaimana jika seorang guru tidak membaca buku sama sekali dalam tiga tahun terakhir?

B: Tidak masalah. Tidak ada aturan keguruan yang dilanggarnya. Toh, buktinya sangat banyak guru yang seperti itu dan guru tersebut biasa-biasa saja dan sekolah tempatnya mengajar berlangsung bertahun-tahun seperti biasa juga.

A: Tapi kan zaman sudah berubah. Kok guru tidak membaca buku sama sekali tidak masalah?

Share
Continue Reading

Jika Sekolah Tidak Berinovasi, Maka Ini Yang Akan Terjadi

inovasi sekolah sumber gambar http://blog.src.sk.ca

Oleh : Ali Fauzi

Stabilitas sudah mati, demikian kata Don Tapscott. Saat ini, Salah satu pembunuhnya adalah inovasi. Ya, inovasi hadir kadang tidak hanya sebagai penambah nilai dan guna, melainkan juga hadir sebagai pembunuh bagi yang tidak siap menerimanya.

Rhenald Kasali dalam catatannya menyampaikan bahwa hanya 2% dari seluruh guru yang benar-benar menjadi pendidik, yaitu guru yang kreatif yang membentuk manusia. Sekitar 3% sibuk menjadi administrator, dan selebihnya adalah “guru kurikulum” yang hanya menjalankan perintah dengan hanya menyelesaikan kurikulum yang diwajibkan. Apa isi buku, itu yang diberikan.

Dari segi jumlah, pertumbuhan sekolah begitu deras. Sekolah-sekolah baru, muncul dengan tawaran-tawaran baru atau produk lama dengan cara baru. Apapun itu, kini mulai ramai pergerakan positif untuk bersaing menjadi yang terbaik.

Share
Continue Reading