Sekolah Sulit Berkembang? Bisa Jadi Faktor Inilah Penyebabnya…

sekolah keren || radarkudus.jawapos.com

Oleh: Ali Fauzi

Target sebuah lembaga pendidikan ada dua. Target yang bisa diukur dan target yang tak bisa diukur.

Sayangnya, sebagian besar tenaga kita terserap hanya pada aspek yang bisa diukur. Target yang seolah tidak bisa diukur, sering terabaikan. Padahal, aspek yang sulit diukur justru merupakan hal yang jauh lebih penting dan dibutuhkan.

Sebuah penelitian pernah mencatat keinginan ribuan wali murid. Dari beberapa pilihan berikut: nilai akademis bagus, kemandirian, dan akhlak yang baik, hasilnya hampir tidak satupun yang meletakkan nilai akademis tinggi sebagai pilihan pertama.

Share
Continue Reading

Senang Karena Hilangnya Jabatan Ketua Kelas

semangat ke sekolah || 4.bp.blogspot.com

Oleh: Ali Fauzi

Ma, Aku Harus Sekolah dan Berangkat Pagi-pagi. Hari Ini Aku Piket

Peristiwa ini terjadi setelah aku menghapuskan jabatan ketua kelas

Pembelajaran sudah tiga bulan lebih. Tidak ada ketua kelas lagi. Yang buru-buru aku buat di awal tahun adalah daftar piket kelas.

Ini adalah tahun keduaku mencoba menggabungkan tugas ketua kelas dan tugas piket menjadi satu. Tahun pertama memberikan banyak sekali pelajaran.

“Jika hari ini bapak bertanya kepada kalian siapa ketua kelas kalian, maka yang menjadi ketua kelas adalah petugas piket hari ini. Begitu juga besok dan seterusnya.”

Share
Continue Reading

Bahayanya Berkata “Namanya juga anak-anak…”

Cinta yang tegas || i.huffpost.com

Oleh: Ali Fauzi

Namanya Mr. X. Dia guru SMP Kelas IX. Siang itu, seorang murid mendatanginya dengan sebuah berita. Tentu saja bukan berita biasa. Di usia seperti itu, murid melaporkan sebuah kejadian sudah bukan lagi karena mencari perhatian. Bagi sebagian besar mereka, daripada mencari perhatian guru lebih baik mencari perhatian teman lawan jenisnya.

Isi beritanya adalah kasus asusila dan pornografi. Dalam satu tarikan nafas, badan Mr. X mengejang kaget. Gerak tubuhnya berhenti sesaat. Selang beberapa waktu, dia berpikir sejenak sebelum akhirnya melanjutkan aktivitas lain.

Hari berikutnya. Berita itu berlari dengan cepat, lebih cepat dari lompatan kucing liar saat kita siram air. Jika ingin mengetahui berita yang merayap lebih cepat katimbang berita hoax, maka jenis berita ini adalah salah satunya.

Share
Continue Reading

Kenapa Mayoritas Guru Sangat Sulit Berubah? Jangan-Jangan, Ini Alasannya

scene film “Good Will Hunting”. film bagus

Oleh: Ali Fauzi

Usianya sudah setengah abad lebih. Rambutnya mulai memutih. Setelan bajunya selalu rapi. Tidak sulit menebak apa profesinya. Ya, dia menjadi guru SD sudah 30 tahun.

Sore itu sambil ngopi, di sela obrolan ringan kami, dia bercerita tentang kekaguman murid terhadap dirinya. Murid sering sekali bertanya tentang rahasia dirinya yang selalu mampu mengajar tanpa membawa buku dan catatan. Anehnya, selalu mampu menerangkan kepada kita dengan sangat tepat.

Sebagai sesama guru, sedikit banyak aku tentu tahu rahasia itu. Tapi aku tidak ingin terburu-buru dengan kesimpulanku sendiri. Aku hanya memancingnya dengan pujian. “Waw, Keren juga nih…”. Dia pun langsung menimpali, “Bagaimana tidak, saya mengajar pelajaran yang sama sudah sepuluh tahun lebih”. Kami pun tertawa.

Share
Continue Reading

Ruang Kelas …

belajar di mana saja || harnas.co

Rumah adalah ruang kelas sesungguhnya bagi anak. Kini, ruang kelas lebih banyak lagi.

Media online menjadi ruang kelas yang paling terbuka. Ketika rumah sudah mulai sepi dari nasihat, contoh baik, dan sepi penghuni, maka media online memenuhi ruang kosong anak-anak.

Model hidup yang kita tampilkan di rumah kepada anak-anak kita akan mejadi pelajaran dan pengalaman nyata bagi anak-anak. Apa yang kita bicarakan, respon kita terhadap banyak hal, dan cara kita mengurus rumah, semua akan masuk rekaman memori anak.

Media online hampir “merebut” peran semua ruang kelas yang ada.

Youtube. Inilah ruang kelas terbesar dalam sejarah setelah Google. Setiap orang bisa belajar dan berbagi apa saja di youtube.

Media sosial (facebook, instagram, twitter, dll) lebih masif lagi. Banyak anak mencari figur, mencari jati diri, dan menjelajah kebanggaan diri melalui media sosial. Memang itulah ruang kelas baru bagi mereka.

Apakah Google, Youtube, dan media-media sosial bisa sepenuhnya menggeser peran guru? TIDAK.

Media online mampu menyesaki otak dengan big data yang wah. Pendidikan tidak hanya urusan otak. Ada pendidikan hati, emosi, dan spiritual.

Share
Continue Reading

Pendidikan Karakter Dari Lionel Messi

messi || sport.detik.com

www.sejutaguru.com||

Ini adalah bocoran dari pelatihnya saat ini.

“Messi normal saja melakukannya karena kita selalu melihatnya. Di antara kita, itu tidak normal, tapi Messi melakukan hal-hal luar biasa dan membuatnya menjadi kebiasaan”, ujar pelatih Ernesto Valverde.

Komentar itu dia katakan ketika Messi mencetak hat-trick dan mengantarkan Barcelona menang 4-0 saat menjamu PSV pada Selasa (18/9/2018).

Yang istimewa adalah kalimat “melakukan hal-hal luar biasa dan membuatnya menjadi kebiasaan”. Inilah awal mula pendidikan karakter, yaitu membangun kebiasaan.

Saya teringat buku Daniel Kahneman yang berjudul Thinking, Fast and Slow. Buku bagus yang akan memperkaya fondasi berpikir kita sebagai pendidik. Buku yang menjelaskan bahwa ada dua sistem cara kita berpikir. Sistem 1 adalah yang cepat, intuitif, dan emosional. Sistem 2 adalah yang lebih lambat, penuh pertimbangan, dan sangat logis.

Share
Continue Reading