Anakmu Bukan Milikmu

sejutaguru.com|| puisi anakmu

Anakmu Bukanlah Milikmu – 
By Kahlil Gibran

Anak adalah kehidupan,
Mereka sekedar lahir melaluimu tetapi bukan berasal Darimu.
Walaupun bersamamu tetapi bukan milikmu,
Curahkan kasih sayang tetapi bukan memaksakan Pikiranmu
karena mereka Dikaruniai pikiranya sendiri

Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya,
Karena jiwanya milik masa mendatang
Yang tak bisa kau datangi
Bahkan dalam mimpi sekalipun

Bisa saja mereka mirip dirimu, tetapi jangan pernah
menuntut mereka jadi seperti sepertimu.
Sebab kehidupan itu menuju kedepan, dan
Tidak tengelam di masa lampau.

Kaulah busur,
Dan anak – anakmulah anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia menantangmu dengan kekuasaan-Nya,
hingga anak panah itu meleset,
jauh serta cepat.

Meliuklah dengan sukacita
Dalam rentangan Sang Pemanah,sebab Dia
Mengasihi anak- anak panah yang meleset laksana kilat,
Sebaimana pula dikasihiNya busur yang mantap

–the prophet–

Share
Continue Reading

Kelas Inspirasi Ramadhan

Pada kesempatan berbagi materi di Pesantren Latihan Riyadhah Ramadhan kepada anak-anak SD Al Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi tahun 2013 ini, penulis mengajukan pertanyaan: Ketika Tuhan memberikan satu kesempatan untuk pasti berhasil, maka apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkannya?

Pertanyaan itulah yang menginspirasi anak-anak untuk mencari cara bagaimana berusaha yang terbaik yang bisa mereka lakukan. Mereka berusaha mengetahui dan menyadari bahwa Tuhan tidak pernah pilih kasih. Manusia terlahir dengan potensi yang sama. Apabila ada yang pintar dan kurang pintar, maka perbedaannya adalah dalam strategi penggunaan otak; yang satu dilatih dan yang lain kurang dilatih.

Itulah materi yang terinspirasi dari salah satu bagian dalam Indonesia Mengajar. Semoga anak-anak Indonesia menjadi pribadi unggul.

Share
Continue Reading

Kenapa Kita Menjadi Orangtua?

Oleh:  Ali Fauzi


Kalau saja matahari terbit di pagi hari kemudian tenggelam pada sore hari, dan itu memang karena seharusnya begitu dan tidak ada yang lain, maka ayat-ayat Tuhan tidak perlu menyebut matahari sebagai tanda kekuasaan-Nya. Faktanya, Tuhan tidak pernah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia dan tanpa makna.

Dengan anak kebanggaan kami yang masih berusia 20 bulan, kami benar-benar menjadi orangtua. Ketika aku luangkan waktu sejenak dengan membaca sebuah buku, aku mendapat renungan menarik kenapa kita menjadi orang tua. Sungguh tidak sederhana, tetapi juga tidak sulit.

Kenapa kita menjadi orang tua?
Karena anak-anak memilih kita dan ingin belajar tentang cara hidup kita, cara kita beraksi dalam berbagai situasi, dan strategi kita dalam mengharapkan sesuatu yang akan kita capai di masa yang akan datang.

Karena anak-anak kita ingin belajar, maka kita harus menjadi pribadi yang terbuka.

Share
Continue Reading